Jakarta – Kudus – Semarang – Jakarta Jalur Darat

Alhamdulillaah, HS memang fleksibel dalam hal waktu seperti yang baru-baru ini kami alami.

Jum’at, 30 September 2011.

9 AM. Dari Ciledug menuju IKPN, mohon doa Eyang agar kami selamat perjalanan yang akan kami tempuh (sesuai judul di atas).

10.30 AM. Jalan Fatmawati, menjemput Om Yoga untuk bersama-sama menuju Kudus jalur darat.

11.00 AM. Sukses masuk tol meninggalkan Jakarta.

rest area km 39

Menjelang Zuhur, kami mampir ke Rest Area KM 39. Sungguh nyaman di sana, mulai dari toilet – tempat wudhu – masjid – tempat makan, Alhamdulillaah.

13.00 AM. Melanjutkan perjalanan, alhamdulillaah so far Alma senang dan tenang bahkan sempat mengajak kami bermain ucapkan Cangkir – Cuengkeh – Kencur 10 kali (permainan di kemah Pasir Mukti bersama Klub Oase bulan Juli 2011). Ditambahkan Om Yoga permainan ucapkan Dudung tolong ambilkan Dandang di Dinding Dong Dung 10 kali😀

 

 

 

 

rest area km 226 A

Waktu asar lewat 30 menit, kami mampir ke Rest Area KM 226 A. Nah, tempat ini pun recomendeed ! Walau pun toilet tidak senyaman di Rest Area KM 39.

Perjalanan dilanjutkan terus menerus hingga mampir di Pekalongan, makan malam di RM. H. Sabeli. Alma lahap mengunyah lele + nasi, sedangkan bunda hanya kentang goreng saja (selera makan masih belum pulih).

Sabtu, 01 Oktober 2011.

00.30 AM. Alhamdulillaah kami sampai di Kudus, selamaaattttt tanpa kurang suatu apapun.

04.00 AM. Surprise untuk Nemi dari kami, yup beliau tidak tahu kami pun datang ke Kudus😀 Seruuu ! Alma pun sudah bisa diajak kerjasama memberikan kejutan untuk Nemi tercinta.

Setelah Subuh, kami beristirahat dan santai-santai, karena acara inti malam hari. Alma dan Nemi sempat mengambil Mangga Golek dari pohon di teras rumah Eyang Kudus, wah mangganya banyakkkk bergelantungan, seru ambil pakai galah (sayang sekali tidak sempat didokumentasikan).

Menjelang siang, Bude Rini pulang dari Pasar Mbareng membawa bahan masakan untuk acara nanti malam. Alma sempat membantu melepaskan kulit telur dari telurnya, tanpa diminta, malah menawarkan diri membantu ibu2 yang sedang sibuk persiapan masak. Oia, kami melakukan kegiatan tsb ndelosor/duduk di lantai bersama ayam2 yang wara wiri berseliweran di halaman, nikmat sekali suasana itu. Alhamdulillaah.

Alma bersama Nemi sempat mengunjungi Museum Pati Ayam, situs purbakala dipamerkan di sana. Dannn, Alma dapat teman baru bernama Hanif yang memang sehari-hari ada di rumah Eyang Kudus. Usia Hanif 2 tahun dibawah Alma, namun mereka langsung akrab dan bermain bersama walaupun Hanif belum lancar bicara. Hebohhhh sekali mereka jejeritan😀

Lepas Zuhur, kami menuju hotel Kenari Asri tempat kami menginap (berhubung akan banyaaaakkk sekali saudara yang akan datang ke Kudus, maka sebagian menginap di rumah Eyang Kudus dan sebagian lagi menginap di hotel). Berhubung jalan depan Desa Terban sedang dalam perbaikan, kami sempat terkena macet, semoga tak lama lagi selesai ya.

Lepas Isya, kami kembali ke Desa Terban, menghadiri acara inti. Ramai sekali suasana malam itu, banyak anak pesantren datang (kira2 ada 300 tamu), bahkan menjelang 9.30 PM datanglah Habib, tambah ramai-lah suasana, bunyi rebana menghentak-hentak hingga dinding rumah terasa bergetarrrrrrrr. Bunda tidak sampai selesai mengikuti acara tsb (alias tidurrrrr pulassss bersama Alma).

11.30 PM. Acara pun selesai, saya terbangun (waduh tamu yang pelor :D), kami pun pamit kembali ke hotel, zzzzzzzzzzzzzzzzzzz.

Minggu, 02 Oktober 2011.

Bersambung dulu yaaaa …🙂

Senang sekali bepergian membawa Alma, dia antusias melihat kiri kanan, mandiri tidak merepotkan, Alhamdulillaah.